
Motor sedang melaju kencang saat hujan tiba-tiba turun, dan ternyata jas hujan yang selama ini disimpan di bagasi sangat mudah tertiup angin, bahkan nyaris tersangkut di pijakan kaki. Situasi seperti ini sering terjadi karena begitu banyak pilihan jas hujan di pasaran, sehingga berujung salah memilih jenis jas hujan yang sebenarnya tidak cocok dengan kebutuhan. Artikel ini akan membahas lengkap jenis jas hujan, kriteria memilih yang tepat, hingga rekomendasi produk sesuai budget.
Jenis-Jenis Jas Hujan
Ada empat jenis jas hujan yang umum dijual di Indonesia, dan masing-masing cocok untuk kebutuhan berbeda.

Jenis pertama yang itu jas hujan ponco. Jas hujan ini berbentuk kain lebar dengan lubang kepala di tengah yang dapat menutupi tubuh dan cocok digunakan bagi pejalan kaki atau penggunaan sesekali.

Jenis kedua yaitu model jaket atau mantel. Jenis ini berbentuk layaknya seperti pakaian tahan air dengan desain rapat mengikuti tubuh, sehingga jadi pilihan yang tepat bagi pengendara motor karena tidak berisiko tersangkut di gear.

Jenis berikutnya adalah setelan atas dan celana yang terdiri dari dua bagian terpisah. Jas hujan jenis ini akan memberi perlindungan penuh, ideal untuk digunakan bagi pengendara motor jarak jauh atau touring.

Jenis terakhir adalah jas hujan sekali pakai yang terbuat dari plastik tipis. Jas hujan ini biasa dijual murah di minimarket untuk kondisi darurat saat lupa membawa jas hujan utama.
| Jenis | Deskripsi | Cocok Untuk |
| Ponco | Kain lebar dengan lubang kepala di tengah, menutupi tubuh dan barang bawaan | Pejalan kaki, penggunaan sesekali |
| Model jaket/mantel | Seperti pakaian tahan air dengan desain lebih rapat mengikuti tubuh | Pengendara motor |
| Setelan atas + celana | Dua bagian terpisah, atasan dan celana, perlindungan penuh | Pengendara motor jarak jauh atau touring |
| Sekali pakai (disposable) | Plastik tipis, dijual murah di minimarket untuk kondisi darurat | Situasi darurat saat lupa membawa jas hujan utama |
Tips Memilih Jas Hujan yang Tepat
Ada enam kriteria utama yang perlu diperhatikan sebelum membeli jas hujan.
- Ketahanan air: waterproof vs water resistant.
Waterproof benar-benar kedap air sepenuhnya, sementara water resistant hanya tahan percikan ringan. Untuk hujan deras, pilih yang waterproof.
- Ketebalan bahan.
Jas hujan dengan 2-3 lapisan biasanya lebih awet dan lebih baik menahan air dibanding satu lapisan tipis.
- Bahan: karet, parasut, atau PVC.
Bahan karet tahan sobek dan bisa dipakai berulang meski harganya lebih mahal dibanding plastik tipis. PVC tebal dan kedap air, sementara bahan parasut ringan namun tetap kuat.
- Ukuran yang lebih besar dari badan.
Ukuran yang sedikit longgar melindungi seluruh tubuh sekaligus tas atau ransel dari basah.
- Fitur tambahan: hoodie, ritsleting, kantong, reflektor.
Tudung kepala, ritsleting yang rapat, kantong penyimpanan, dan panel reflektif atau scotchlight menambah kenyamanan sekaligus keamanan.
- Warna terang.
Warna seperti oranye, kuning, atau hijau stabilo membuat pemakai lebih mudah terlihat, terutama saat hujan deras atau malam hari.
Keenam kriteria ini sebaiknya dicek sebelum membeli, bukan hanya melihat harga atau tampilan luar, agar jas hujan yang dipilih sesuai kebutuhan.
Jas Hujan untuk Pengendara Motor: Yang Perlu Diperhatikan

Pengendara motor membutuhkan jas hujan dengan spesifikasi berbeda dari pejalan kaki karena faktor kecepatan dan risiko keselamatan di jalan. Hindari model ponco karena bentuknya yang longgar mudah berkibar tertiup angin saat motor melaju dan berisiko tersangkut di rantai atau gear. Untuk perjalanan jarak jauh atau touring, model setelan atas dan celana lebih disarankan karena memberi perlindungan penuh ke seluruh tubuh. Pastikan bagian pergelangan tangan dan kaki punya karet atau velcro yang rapat agar air tidak masuk saat menggenggam stang atau menginjak pijakan kaki. Terakhir, cek apakah bagian penutup kepala kompatibel dengan helm, karena beberapa jas hujan punya hoodie yang bisa disembunyikan agar tidak mengganggu saat memakai helm. Memperhatikan detail-detail ini membuat perjalanan tetap aman meski hujan turun deras di tengah jalan.
10 Rekomendasi Jas Hujan Terbaik
Berikut sepuluh rekomendasi jas hujan yang beredar di pasaran Indonesia, lengkap dengan jenis, fitur, dan kisaran harga.
ASV Jas Hujan
Harga mulai dari Rp125.000 hingga Rp354.000.
Jenis: setelan jas + celana.
Fitur unggulan: ritsleting dan kancing anti rembes, bahan karet yang fleksibel, serta ventilasi belakang untuk sirkulasi udara.
Kelebihan: pilihan tepat untuk yang mencari perlindungan penuh dengan harga terjangkau. Cocok dipakai harian oleh pengendara motor maupun mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan saat musim hujan.
Axio Jas Hujan
Harga mulai dari Rp98.000 hingga Rp375.000.
Jenis: setelan jas + celana dua lapis.
Fitur unggulan: lapisan dalam mesh, lapisan luar taslan yang waterproof dan windproof, scotchlight, serta hoodie yang presisi.
Kelebihan: tetap nyaman dipakai lama karena sirkulasi udaranya baik. Rentang harganya yang lebar membuat produk ini fleksibel dipilih sesuai kebutuhan dan budget pembeli.
Tiger Head Jas Hujan
Harga mulai dari Rp60.000 hingga Rp275.000.
Jenis: setelan jas + celana.
Fitur unggulan: sudah bersertifikat ISO, bahan PVC anti rembes yang fleksibel, ritsleting dan kancing dari badan hingga leher, serta scotchlight.
Kelebihan: harga paling terjangkau di antara produk bersertifikat, sehingga jadi favorit pengendara motor yang mencari kualitas terjamin dengan budgett minim.
Sun Flower Jas Hujan
Harga mulai dari Rp224.000 hingga Rp280.000.
Jenis: model baju/mantel.
Fitur unggulan: bahan taslan berkerapatan tinggi, lapisan luar waterproof yang ringan, serta mudah dilipat.
Kelebihan: praktis dibawa bepergian karena ringkas saat disimpan di bagasi motor atau tas harian tanpa memakan banyak tempat, cocok jadi jas hujan cadangan yang selalu siap sedia.
Respiro The Challenger
Harga mulai dari Rp279.000.
Jenis: model baju/jaket.
Fitur unggulan: 100% waterproof, ritsleting ganda dengan velcro dan water stopper, serta panel reflektif.
Kelebihan: perlindungan maksimal dari rembesan air di titik-titik rawan, cocok untuk pengendara motor yang sering menembus hujan deras dalam perjalanan jauh maupun rute harian yang padat.
Eiger Squadron Rainsuit
Harga mulai dari Rp269.000.
Jenis: setelan jas + celana.
Fitur unggulan: garis reflektif di bahu dan punggung, manset lengan elastis, velcro di pergelangan kaki, serta tas penyimpanan.
Kelebihan: visibilitas tinggi untuk berkendara malam hari, ditambah kemasan ringkas yang memudahkan penyimpanan saat tidak digunakan di dalam bagasi motor.
Eiger Thunderbolt Rainsuit
Harga mulai dari Rp329.000.
Jenis: setelan jas + celana.
Fitur unggulan: panel punggung yang bisa melebar untuk pengguna ransel, tas serut, serta hoodie dengan ikatan elastis.
Kelebihan: cocok bagi pengendara yang sering membawa tas besar atau perlengkapan touring tanpa khawatir bagian punggung basah selama perjalanan panjang.
Avtech Jas Hujan
Harga mulai dari Rp103.000 hingga Rp350.000.
Jenis: model baju/jaket.
Fitur unggulan: waterproof dan windproof, tepi berlapis karet, serta desain ergonomis yang ringan.
Kelebihan: nyaman dipakai untuk berkendara harian jarak dekat maupun jauh berkat bobotnya yang ringan dan tidak membebani gerakan saat mengemudi di jalan raya.
Decathlon Forclaz Hiking Rain Poncho
Harga mulai dari Rp129.000 hingga Rp339.000.
Jenis: ponco berbentuk tubuh.
Fitur unggulan: bahan poliester tahan sobek, jahitan yang sudah di-taping penuh, serta sudah diuji di Pegunungan Alpen Prancis.
Kelebihan: pilihan tepat untuk aktivitas outdoor dan hiking, bukan khusus motor, karena desainnya lebih mengutamakan mobilitas saat berjalan kaki di medan terbuka.
Rosida Jas Hujan
Harga mulai dari Rp190.000 hingga Rp400.000.
Jenis: model baju/jaket.
Fitur unggulan: jahitan kuat dengan lapisan karet kedap air di setiap sambungan, serta desain sporty yang juga cocok untuk aktivitas outdoor.
Kelebihan: daya tahan jahitan lebih baik dibanding produk sekelasnya, sehingga cocok untuk pemakaian jangka panjang tanpa cepat bocor di bagian sambungan.
Pilihan Berdasarkan Budget
Bagi yang ingin menyesuaikan pilihan dengan budget, berikut pembagian tiga tingkatan harga jas hujan di pasaran.
| Tingkatan | Kisaran Harga | Rekomendasi Produk |
| Hemat | < Rp150.000 | ASV (mulai Rp125.000), Axio (mulai Rp98.000), Tiger Head (mulai Rp60.000), Avtech (mulai Rp103.000), Decathlon Forclaz Hiking Rain Poncho (mulai Rp129.000) |
| Menengah | Rp150.000 – Rp300.000 | Sun Flower, Respiro The Challenger, Eiger Squadron, Rosida |
| Premium | > Rp300.000 | Eiger Thunderbolt |
FAQ
Apa nama lain dari jas hujan?
Jas hujan juga sering disebut mantel hujan, raincoat, atau ponco tergantung bentuk dan modelnya. Istilah “mantel hujan” lebih umum dipakai untuk model baju/jaket yang menutupi tubuh bagian atas dan bawah secara terpisah, sementara “ponco” merujuk pada model kain lebar dengan lubang kepala di tengah. Penyebutan ini bisa berbeda-beda tergantung daerah, tapi fungsinya tetap sama, yaitu melindungi tubuh dari air hujan. Saat mencari produk di toko atau marketplace, ketiga istilah ini bisa dipakai bergantian tanpa mengubah arti produk yang dicari.
Apa beda jas hujan waterproof dan water resistant?
Waterproof benar-benar kedap air sepenuhnya, sementara water resistant hanya tahan percikan ringan dan bisa tembus jika terkena hujan deras dalam waktu lama. Jas hujan berlabel waterproof biasanya menggunakan bahan yang dilapisi coating khusus atau lapisan ganda sehingga air tidak bisa menembus jahitan maupun permukaan kain. Sementara itu, produk water resistant lebih cocok untuk gerimis ringan atau perlindungan sementara, bukan untuk dipakai dalam hujan deras yang berlangsung lama. Sebelum membeli, cek label atau deskripsi produk untuk memastikan tingkat ketahanan air yang sesuai dengan intensitas hujan di daerah masing-masing.
Jas hujan apa yang cocok untuk pengendara motor?
Model baju/jaket atau setelan atas dan celana lebih disarankan dibanding ponco karena tidak mudah berkibar atau tersangkut di gear motor. Kedua model ini juga lebih rapat mengikuti bentuk tubuh sehingga tidak mengganggu keseimbangan saat berkendara di kecepatan tinggi. Untuk perjalanan jarak jauh, setelan jas dan celana lebih disarankan karena memberi perlindungan menyeluruh, sementara model jaket cukup untuk penggunaan harian jarak dekat. Pastikan juga bagian pergelangan tangan dan kaki tertutup rapat agar air tidak masuk saat berkendara.
Bahan jas hujan apa yang paling awet?
Bahan karet dan PVC tebal cenderung lebih awet dan tidak mudah sobek dibanding plastik tipis, meski harganya lebih mahal. Bahan karet juga lebih fleksibel dan bisa dipakai berulang kali tanpa cepat retak, sementara PVC unggul dalam hal kekedapan air. Sebagai perbandingan, bahan parasut memang lebih ringan dan nyaman dibawa, tapi daya tahannya terhadap sobekan biasanya di bawah karet maupun PVC. Merawat jas hujan dengan mengeringkannya sebelum dilipat juga membantu memperpanjang usia pakainya, apa pun bahannya.
Jas hujan terbaik di bawah harga Rp100.000 apa saja?
Beberapa pilihan seperti Axio atau Tiger Head sudah tersedia mulai Rp60.000–98.000 dengan kualitas yang cukup baik untuk kebutuhan sehari-hari. Keduanya sudah dilengkapi fitur dasar seperti kancing anti rembes serta bahan yang cukup tebal untuk menahan hujan deras dalam waktu singkat. Meski harganya terjangkau, tetap perhatikan ukuran dan jenis bahan sebelum membeli agar sesuai kebutuhan, terutama jika akan dipakai rutin untuk berkendara motor setiap hari.
Kenapa jas hujan warna terang lebih disarankan?
Warna terang seperti oranye atau kuning stabilo membuat pengendara lebih mudah terlihat oleh kendaraan lain, terutama saat hujan deras atau malam hari. Kondisi hujan biasanya menurunkan jarak pandang, sehingga warna mencolok membantu pengendara lain mengenali keberadaan seseorang dari jarak yang lebih jauh. Kombinasi warna terang dengan reflektor atau scotchlight semakin meningkatkan keamanan, khususnya bagi pengendara motor yang sering melintas di jalan minim penerangan. Faktor ini sering diabaikan padahal berperan besar dalam mencegah kecelakaan saat cuaca buruk.
Penutup
Jas hujan yang tepat melindungi tubuh sekaligus menjaga keselamatan pengendara selama musim hujan. Bagi pengendara motor, hindari model ponco dan pilih model yang rapat di tubuh dengan warna terang serta fitur reflektif agar tetap terlihat jelas di jalan. Sesuaikan pilihan dengan jenis perjalanan dan budget yang tersedia agar tetap nyaman menembus hujan.
Baca juga
- 8 Rekomendasi Tas Ransel Kerja Pria Terbaik 2026, Muat Laptop dan Tetap Rapi ke Kantor
- Jaket Bomber: Panduan Jenis, Bahan, dan Cara Padu Padan
- 10 Rekomendasi Sepatu Sneakers Pria, Keren dan Nyaman untuk Sehari-hari
Comments
Add comment